Contoh Surat Izin Apotek Terbaru 08112121508
Contoh Surat Izin Apotek Terbaru OSS RBA lengkap dengan panduan mendapatkan izin apotek. Jasa Izin Apotek berpengalaman hubungi 08112121508
Jika Anda adalah seorang Apoteker (atau bahkan investor non-Apoteker yang bersemangat), pasti Anda punya impian untuk mendirikan Apotek. Apotek bukan sekadar toko obat, lho. Ia adalah garda terdepan pelayanan kesehatan, tempat masyarakat mendapatkan obat yang aman, berkualitas, dan informasi yang benar. Keren, kan?
Tapi sebelum papan nama Apotek Anda berdiri tegak, ada satu dokumen ‘sakti’ yang wajib Anda pegang yaitu Surat Izin Apotek (SIA).
Di zaman serba digital ini, mengurus izin memang sudah jauh lebih mudah. Berkat sistem Online Single Submission Risk Based Approach OSS RBA, proses birokrasi yang tadinya bikim pusing tujuh keliling kini bisa dilakukan secara daring, fokus pada manajemen risiko, dan jauh lebih efisien. Konsep SIA terbaru ini sangat menekankan pada peran Apoteker sebagai penanggung jawab utama dan kepatuhan terhadap standar pelayanan.
Lupakan citra lama perizinan yang berbelit! Kita akan bahas Contoh Surat Izin Apotek Terbaru yang efektif, syarat-syarat yang harus dipenuhi. Hingga alur digitalnya.
Penting untuk dipahami bahwa aturan main pendirian Apotek sudah di-update. Dulu payung hukum utamanya adalah Permenkes No. 9 Tahun 2017, kini sudah diganti dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan.
Apa Perubahannya yang Paling Signifikan?
Apotek kini dikategorikan sebagai usaha dengan Risiko Tinggi. Konsekuensinya, Anda tidak hanya butuh NIB (Nomor Induk Berusaha), tapi juga harus punya Sertifikat Standar yang diterbitkan setelah dilakukan visitasi (verifikasi fisik) oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Barulah SIA Anda terbit.
Seluruh proses perizinan, mulai dari pendaftaran hingga penerbitan izin, dilakukan melalui sistem OSS RBA. Ini memangkas tumpang tindih birokrasi. Peraturan ini semakin memperkuat peran Apoteker Pengelola Apotek (APA) sebagai profesional yang bertanggung jawab penuh atas seluruh kegiatan kefarmasian.
Surat Izin Apotek (SIA) yang Anda ajukan harus mencerminkan komitmen Anda untuk memenuhi Standar Pelayanan Kefarmasian. Oleh karena itu, surat permohonan yang akan kita bahas nanti harus dibuat secara detail dan meyakinkan.
Syarat Administratif dan Teknis Terbaru SIA (Sistem OSS RBA)
Sebelum menyentuh Contoh Surat Izin Apotek Terbaru 08112121508, mari kita siapkan amunisi berkasnya. Dalam sistem OSS RBA, persyaratan ini akan Anda unggah dalam bentuk digital (PDF). Dokumen-dokumen ini terbagi menjadi dua kelompok: Administratif dan Teknis.
- Persyaratan Administratif (Wajib Ada)
- Nomor Induk Berusaha (NIB): Diperoleh saat pendaftaran di OSS RBA dengan KBLI 47721 (Perdagangan Eceran Obat Farmasi di Apotek). Download KBLI 2020
- Surat Permohonan: Surat resmi yang ditujukan kepada Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) setempat, yang isinya mencakup komitmen pemenuhan standar.
- Data Diri Pemohon/Penanggung Jawab: Fotokopi KTP dan NPWP (Pemilik Sarana Apotek/PSA dan Apoteker Pengelola Apotek/APA).
- Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA): STRA wajib dimiliki oleh APA dan harus masih berlaku. SIPA juga harus sudah diurus sebelumnya.
- Akta Perjanjian Kerja Sama: Khusus jika PSA (Pemilik Sarana Apotek/Pemilik Modal) bukan Apoteker. Harus disahkan Notaris.
- Dokumen Lingkungan Hidup: Minimal Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL), karena Apotek termasuk usaha berisiko tinggi.
- Surat Pernyataan Komitmen SIPNAP: Komitmen untuk melaksanakan pelaporan obat Narkotika dan Psikotropika melalui aplikasi SIPNAP (Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika).
- Persyaratan Teknis (Menyangkut Kesiapan Fisik)
Persyaratan teknis ini akan diverifikasi saat visitasi oleh Dinkes.
- Denah Bangunan dan Peta Lokasi (Geotag):Denah harus mencantumkan detail ruangan (ruang tunggu, ruang racik/produksi, ruang penyerahan obat, ruang penyimpanan, ruang administrasi, toilet), dan peta lokasi harus jelas (informasi geotag yang menunjukkan Apotek tidak berada di dalam lingkungan Rumah Sakit).
- Sarana, Prasarana, dan Peralatan:Daftar alat lengkap, mulai dari peralatan peracikan (timbangan, mortir, stamper, dll.) hingga alat penyimpanan (kulkas obat, pendingin ruangan/AC, lemari Narkotika/Psikotropika yang memenuhi standar).
- Sumber Daya Manusia (SDM):Struktur organisasi dan Tupoksi (Tugas Pokok dan Fungsi), dan data Apoteker Pendamping (jika ada) dan Tenaga Teknis Kefarmasian/TTK (beserta STRTTK dan SIPTTK).
Setelah semua Syarat Administratif dan Teknis Terbaru SIA (Sistem OSS RBA) disiapkan, kini kita pahami Contoh Surat Izin Apotek (SIA) Terbaru. Pemahaman terhadap format ini penting agar Anda tahu seperti apa dokumen legal yang valid yang akan Anda terima nantinya.
Contoh Surat Permohonan Izin Apotek (SIA) Terbaru yang Jelas dan Formal
Surat permohonan yang baik harus mencantumkan semua informasi penting dengan bahasa yang santai, lugas, namun tetap formal. Berikut adalah contoh kerangka surat permohonan yang sesuai dengan kebutuhan OSS RBA dan Permenkes No.14 Tahun 2021.

Format Surat Permohonan SIA
[KOP SURAT APOTEK – Opsional, jika sudah memiliki badan hukum]
Nomor: XXX/SIA/[Bulan]/2025 Lampiran: Satu Berkas Perihal: Permohonan Penerbitan Surat Izin Apotek (SIA) Baru
Kepada Yth. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten/Kota [Nama Kabupaten/Kota] di [Tempat]
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini, selaku Apoteker Pengelola Apotek (APA) dan/atau Pelaku Usaha Apotek (untuk non-perseorangan) dengan identitas sebagai berikut:
- Nama Lengkap APA: [Nama Lengkap Sesuai STRA]
- Nomor KTP/NIK: [Nomor KTP]
- Lantas Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP): [Nomor NPWP]
- Nomor STRA: [Nomor STRA]
- Nomor SIPA: [Nomor SIPA yang sudah dimiliki/diajukan]
- Alamat Rumah: [Alamat Lengkap Rumah Tinggal]
- Nomor Telepon/Email: [Nomor HP dan Alamat Email Aktif]

Dengan ini, saya mengajukan permohonan untuk mendapatkan Surat Izin Apotek (SIA) baru pada sarana pelayanan kefarmasian yang datanya sebagai berikut:
- Nama Apotek: APOTEK [NAMA APOTEK YANG DIAJUKAN]
- Nomor Induk Berusaha (NIB): [Nomor NIB yang sudah terbit di OSS RBA]
- Alamat Lengkap Apotek: [Jalan, Nomor, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten/Kota]
- Informasi Lokasi: [Contoh: Ruko/Rukan/Gedung Mandiri/Perumahan]
- Rencana Jam Operasional: [Contoh: Senin-Sabtu, 08.00-21.00 WIB]
Sebagai bentuk komitmen dalam memenuhi persyaratan perizinan berusaha berbasis risiko (Sertifikat Standar), bersama surat ini saya menyatakan dengan sesungguhnya bahwa:
- Sarana dan Prasarana:Bangunan, lokasi, serta sarana dan prasarana Apotek APOTEK [Nama Apotek] telah disiapkan sesuai dengan Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 14 Tahun 2021 (termasuk ketersediaan ruang tunggu, ruang peracikan, ruang penyimpanan obat, dan peralatan yang memadai).
- Sumber Daya Manusia:Saya, selaku Apoteker Pengelola Apotek, akan menjalankan praktik kefarmasian secara profesional dan bertanggung jawab penuh, serta tidak merangkap jabatan sebagai APA di Apotek lain maupun menjadi penanggung jawab di industri farmasi/pedagang besar farmasi.
- Lingkungan:Telah dibuat Dokumen Pengelolaan Lingkungan, yaitu Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL). Baca Juga : Jasa PKKPR Terbit Otomatis
- Pelaporan:Berkomitmen penuh untuk melaksanakan pelaporan obat Narkotika dan Psikotropika secara berkala melalui aplikasi SIPNAP serta pelaporan lainnya yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.
- Dokumen Terlampir:Seluruh dokumen yang diunggah dan dilampirkan dalam permohonan ini adalah benar, sah, dan sesuai dengan aslinya.

Sebagai bahan pertimbangan dan kelengkapan administrasi, bersama surat ini kami lampirkan dokumen-dokumen sebagai berikut (sesuai checklist di sistem OSS RBA):
- Fotokopi KTP dan NPWP (PSA dan APA).
- Dokumen Fotokopi STRA dan SIPA Apoteker Pengelola Apotek.
- Fotokopi Akta Perjanjian Kerja Sama (jika non-perseorangan) yang disahkan Notaris.
- Denah Lokasi dan Bangunan Apotek.
- Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (SPPL).
- Daftar Alat Kesehatan dan Perlengkapan Apotek.
- Surat Pernyataan Komitmen SIPNAP.
- Dokumen pendukung lainnya (misalnya: Sertifikat Kepemilikan/Sewa Bangunan).
Besar harapan kami agar Bapak/Ibu Kepala DPMPTSP dapat memproses permohonan izin ini dan menjadwalkan verifikasi lapangan oleh Tim Teknis Dinas Kesehatan, sehingga Surat Izin Apotek dapat segera diterbitkan.
Atas perhatian, bantuan, dan perkenannya, kami mengucapkan terima kasih.
[Kota], [Tanggal Pembuatan Surat]
Hormat kami, Pemohon/Apoteker Pengelola Apotek
Materai Rp10.000,-
( [Nama Lengkap Apoteker Pengelola Apotek] )
Kira-kira begitu Contoh Surat Izin Apotek (SIA) Terbaru yang akan Anda terima. Dengan memahami struktur dan elemen kuncinya, Anda kini memiliki gambaran jelas tentang dokumen legal yang menjadi bukti sah operasional Apotek Anda.
